Jumat, 27 September 2013

4. PENGHALANG

            Keesokan paginya Keysha bangun pagi-pagi sekali karena terfikir kejadian semalam , dia ingin segera mengecek dan mencari tahu apa yang terjadi semalam dan apakah ada orang lain juga yang melihatnya tapi jika difikir-fikir seharusnya banyak orang yang melihatnya karena saat kejadian itu terjadi belum lah terlalu malam.
            Keysha langsung mengambil handuk dan pakaian gantinya lalu segera lari kekamar mandi yang berada di lantai bawah , saat keysha menutup pintu kamarnya dan hendak pergi ke kamar mandi dia bertemu Shisi yang sedang duduk di bangku di ruang makan . Entah apa yang di fikirkan oleh Shisi tapi yang jelas dia kelihatan bingung .
" Shisi ? " panggil keysha.
" ya " kata Shisi sambil melihat kearah Keysha.
" sedang apa kau disini , bukan kah ini masih terlalu pagi dan bukanya juga tante sarah belum bangun " kata keysha .
" aku hanya sedang ingin sendiri dan entah lah aku sedang bingung sekali " kata Shisi.
" bingung ? " ulang Keysha.
" ya " kata Shisi seperti orang frustasi.
" memengnya kau bingung kenapa ? " tanya Keysha.
" apa kah aku akan ikut mamaku ke pasar atau tidak " jawab Shisi.
" apa ? jadi hanya karena itu kau melamun disini pagi-pagi seperti ini " kata keysha tidak percaya.
" ya , karena besar kemukinan aku akan bertemu zack disana " kata Shisi malu-malu.
" nanti aku akan temani tenang saja , aku juga ingin membeli bunga " kata keysha alasan agar nanti dia bisa diam-diam pergi kehutan.
" baik lah , terima kasih key " kata Shisi.
" ya " kata Keysha yang kemudian melanutkan perjalanannya kekamar mandi.
             Sesungguhnya Keysha paling tidak suka jika ada yang terlalu mencampuri apa yang sedang ia lakukan dan apa yang ingin dia lakukan , karena Keysha sudah terbiasa menyimpan sesuatunya sendiri . Lagi pula hutan kan adalah salah satu tempat yang ingin Keysha kunjungi tapi selalu dilarang oleh neneknya .
            Setelah Keyha mandi dia pun kembali kekamarnya saat dia masuk kekamarnya dia melihat sesuatu yang aneh ada di kamarnya yaitu sebuah mawar yang baru dan sebuah kertas ada di meja dekat jendela kamarnya , melihat itu keyha pun segera mengambil mawar itu dan membuka sebuah kertas yang terlipat menjadi dua. Dan sebuah tulisan tangan lagi yang dia tidak kenal tertulis rapih disana .
    
         Aku menungggu mu di hutan desa hari ini , aku harap kamu datang secepat mungkin 
         aku harap juga kau suka bunga yang aku bawakan . aku akan memberi kan mu satu 
         langkah , sebentar lagi tante mu akan memanggil mu untuk mengajakmu ikut dengannya
          dan jika kau menolak kau akan di paksa oleh nya , lucu ya .
             

                                                                                                                    DHAN

" kaysha ikut tante ke pasar yuk bareng sama Shisi juga " kata tante sarah dari balik pintu.
" ya tante aku siap-siap dulu " kata keysha.
        Keysha pun tak sanggup untuk menyembunyikan senyumannya karena dia benar-benar akan bertemu dengan Dhan , padahal dia tidak mengira akan secepat ini Dhan akan memberikan sinyalnya kepada keysha.
          Tak lama kemudian mereka meninggalkan rumah untuk pergi kepasar , mereka menaiki kereta yang keluarga tante sarah miliki . Sebenarnya keysha tidak suka berada di tempat yang banyak orangnya karena itu menyebabkan dia menjadi pusat perhatian .
            Tahu mengapa ? Karena keysha adalah salah satu manusia yang terlahir sempurna dan juga ada satu hal keysha tidak tahu . Dan jika keysha tahu nanti dia akan berfikir dua kali untuk menyeseali hidupnya.
         Mereka pun sampai di pasar , sebelum tante sarah dan Shisi keluar dari kereta keysha sudah menahan mereka dengan perkataannya.
" tante sarah ada barang aku yang ketinggalan di rumah . boleh aku ambil " pinta keysha dengan suara semanis mungkin.
" tapi rumah kan jauh sayang " kata tante sarah lembut.
" tidak apa-apa , aku kan naik kereta pasti cepat " kata keysha dengan suara lebih manis lagi.
" baik lah tapi hati-hati " kata tante sarah lalu dia keluar dari kereta yang di ikuti oleh Shisi.
         Kereta pun berjalan membalik arah , sebenarnya keysha ingin ke gerbang menuju hutan yang tadi dia lewati bersama tante sarah dan Shisi.
" paman bisa turun kan aku di gerbang hutan " kata keyha .
         Mendengar apa yang baru saja keysha katakan paman yang mengendari kereta pun menghentikan keretanya di tengah jalan karena kaget mendengar apa yang keysha katakan.
" apa tidak salah nyonya " kata paman iyu.
" tidak " kata keysha lembut.
" baiklah " kata paman itu pasrah.
" paman bisa tidak paman jangan beritahukan ini pada tante sarah " pinta keysha.
" bisa nyonya " kata paman itu yang meyakinkan.
" dan satu lagi paman " kata keysha .
" apa ? " tanya paman itu.
" jangan panggil aku nyonya " pinta keysha.
" baik lah nyo , maksud saya keysha " kata paman itu.
                   Tak butuh waktu lama untuk sampai di gerbang hutan karena gerbang itu memang dekat dengan pasar , keysha pun turun dan mengatakan pada paman bahwa dia bisa kembali kepasar sendiri jadi paman kereta bisa kembali ke pasar untuk menunggu tante sarah.
                   Saat kereta berbalik dan meluncur pergi , keysha pun berlari dan segera membuka gerbang besar itu tapi saat keysha ingin masuk.
" seharusnya kau tidak masuk kesana " kata sebuah suara.
                   Keysha pun membalikan badanya untuk melihat dari mana asalnya suara penggangu itu , dan pada saat keysha membalikan badanya ada seseorang laki-laki yang sebaya dengan nya berdiri di belakangnya dengan gaya seperti dia lah penguasa daerah ini , keysha sebal sekali melihat gayanya iyu.
" bukan urusan mu kan aku ingin melakukan apa " kata keysha cuek.
" tentu ini urusan ku karena aku adalah anak dari orang terkaya di desa ini " kata anak laki-laki itu sombong.
" aku tidak perduli " kata keysha sambil membalikan badanya.
" apa kau orang baru disini " tanya anak laki-laki itu.
" ya " kata keysha.
" pantas , aku beritahu kau sesuatu " kata anak laki-laki itu.
" terserah kau saja " kata keysha .
" hutan itu terlarang bagi orang-orang desa ini karena dulu ada orang gadis yang menghilang disana " kata anak laki-laki itu.
" lalu " kata keysha
" dia tidak pernah kembali sampai sekarang " kata anak laki-laki itu.
              Tiba-tiba keysha mendengar suara Dhan yang memanggilnya dan mengatakan " masuk lah dia tidak akan mengikutimu sampai dalam hutan , percayalah di hutan ini tidak ada apa-apanya aku menunggu mu di sini " suara itu sangat jelas keysha dengar.
               Keysha pun langsung berlari masuk kedalam hutan tanpa memikirkan lagi apa yang sedang bocah itu katakan tentang hutan ini Dhan sudah lama keysha tunggu untuk bertemu denganya jadi keysha tidak akan membiarkan seorang yang dia tidak kenal menghalanginya.

" Dhan aku akan bertemu dengan mu aku tidak perduli jika aku tidak bisa kembali lagi " kata keysha sambil berlari terus masuk kedalam hutan.


                                                                                   to be countinue...........          

1 komentar:

  1. very few who read the story I was the fourth, the story is bad huh?

    BalasHapus