3. Damai
Butuh waktu seharian bagi keysha untuk membereskan semua barang-barang dan pakaiannya dari tas-tas besar ke tempatnya masing-masing , saat ini keysha menempati kamar yang dua kali lebih besar dari kamarnya yang dulu . Kamar keysha menghadap langsung kehutan dan itu adalah nilai tambah menurut keysha karena keysha sangat suka dengan hutan.
Hati keysha risau karena apa yang disampaikan Dan lewat mimpinya tadi adalah orang yang akan menghalainya menggaipai tujuannya yaitu mencari tahu siapa dirinya dan juga dari Dhan berasal
karena dia bisa melakukan sesuatu yang sangat tidak munkin dilakukan manusia.
Hari ini keysha harus tinggal di rumah bersama shisi karena tante sarah harus datang ke acara yang sejujurnya keysha tidak ingin tahu apa itu dan hanya ingin keysha lakukan menjauhi shisi sejauh mungkin dan satu-satunya cara adalah menempatkan diri dikamarnya yang baru.
Keysha masih penasaran kapan dia bisa bertemu dengan Dhan lalu siapa laki-laki yang menghalanginya itu dan jika benar dia datang dari masa depan bearti cepat atau lambat keysha akan bertemu dengan nya , yang membuat keysha bingung adalah bagaimana dia berusaha agar tidak membenci laki-laki itu karena pada dasarnya keysha telah tahu apa yang akan dia lakukan.
Saat keysha sedang melamunkan mimpi yang tadi singgah di tidurnya tiba-tiba pintu diketuk dan seseorang memanggil nama keysha dengan suara yang sangat keysha tidak ingin dengar.
" keysha !!! " kata suara itu. " boleh aku masuk ? aku ingin berbicara denganmu " kata suara itu meminta.
" jika ingin bertengkar lagi aku tidak berminat " kata keysha langsung saja .
" bukan soal itu " kata suara itu seperti bersalah.
" lalu apa ? " tanya keysha enteng.
" aku ingin minta maaf dan menjelaskan semua alasanku kenapa aku bersikap seperti itu padamu " kata suara itu .
Mendengar perkataan itu keysha langsung bangkit berdiri dari duduk karena ia sangat terkejut , satu kejadian lagi yang ia tidak fikir akan terjadi karena dia tahu sekali shisi sangat membencinyan , dengan cepat keysha berjalan menuju pintu kamarnya dan membuka pintu kamarnya.
" terima kasih " kata shisi yang sudah lama berdiri dibalik pintu kamar keysha.
" masuk lah " kata keysha dan langsung berbalik yang diikuti oleh sisi.
Setelah mereka duduk shisi duduk diranjang nya keysha sedangkan keysha duduk di kursi yang dekat dengan jendela yang sedang dibuka.
" keysha aku minta maaf atas semua sifatku kepadamu , aku iri kepadamu mangkanya aku melakukanya " kata shisi memulai pembicaraan.
" iri .... karena apa ? " tanya keysha santai.
" kau cantik , dan saat aku tahu kau akan pindah kesini itu membuatku takut jika zack akan suka padamu dari pada aku " jawab shisi .
" zack siapa dia ? " tanya keysha bingung karena dia belum pernah mendengar nama itu.
" dia adalah anak laki-laki yang disukai banyak gadis seusia kita di desa ini " jawab shisi.
" tenang lah shisi aku tidak akan menyukainya karena aku sudah mempunyai orang yang aku sukai juga hanya waktu yang akan mempertemukan aku dengan nya " jawab keysha sambil menatap keluar jendela.
" benarkah ? " tanya shisi kaget.
" ya " kata keysha lalu tersenyum masih menatap keluar jendela.
" jadi aku dimaafkan ? " tanya shisi ragu-ragu.
" tentu saja " kata keysha sambil tesenyum ke arah shisi.
" terima kasih " kata shisi sambil memeluk keysha .
Setelah itu shisi kembali kekamarnya dengan perasaan yang lega kerena permintaan maafnya diterima , di sisi lain keysha masih bingun karena dia harus melakukan apa agar bisa bertemu dengan Dhan jujur batinnya merasakan jika Dhan sudah dekat dengan nya .
Tante sarah pulang sore sekali dia hanya duduk sebentar , mandi lalu menyiapkan makanan untuk makan malam kita , dalam hati keysha yang sedang membantu tante sarah memasak memangnya dia tidak merasa lelah sehabis pergi jauh langsung memasak untuk keysha , shisi dan dirinya sendiri .
Makan malam kali ini sungguh capat karena setelah makan tante sarah langsung mencuci piring , sedangkan shisi langsung masuk kekamarnya katanya ingin langsung tidur , sedangkan keysha pasti langsung kekamar dan langsung duduk di kursi yang berada didekat jendela.
Malam ini sangat terang dan indah walau pun angin nya dingin sekali tapi itu setimpal dengan pemandangan bulan purnama yang bersinar terang sekali diatas pohon-pohon rindang di hutan , keysha berharap dia bisa seterang bulan karena dapat menerangi kegelapan yang membuat orang-orang takut.
Sedang asik memandangi bulan tak terasa waktu sudah pukul sepuluh dan itu bearti waktunya tidur bagi keysha tapi saat hendak menutup jendela kamarnya dia melihat cahaya dari bulan yang terang , cahaya itu bagaikan garis dan tangga turun dari bulan ke hutan yang di penuhi pohon-pohon , keysha penasaran sekali apa itu . keysha memutuskan pada dirinya untuk mencari tahu esok.
to be countinue............
